Tutorial FreeBSD
Catatan selama ngoprek, personal referensi. Boleh juga bermanfaat untuk yang lain.
Tuesday, August 14, 2007
Instal Mailman
Sebelum memulai instalasi mailman, perlu diketahui bahwa untuk dapat menginstal mailman maka kita perlu menginstal Apache terlebih dahulu (* link ke apache) dan dalam contoh ini saya menggunakan Postfix sebagai MTA (* link ke postfix). Anda dapat menginstalnya juga. Kalau apache sudah terinstal maka kita dapat menginstall mailman dengan port. Perlu diperhatikan di sini dalam menginstal mailman kita perlu mengatur parameter MAIL_GID=mailman. Jadi sebaiknya kita instal mailman dengan port saja agar parameter tadi dapat kita pastikan. Pertama untuk mempercepat instalasi, kita instal dahulu python (jika belom ada) dengan pkg_add. Dalam contoh ini saya mengganti lokasi default package di server lokal itb sbb:
# setenv PACKAGESITE ftp://ftp?itb.ac.id/pub/FreeBSD/ports/i386/packages-6.2-release/Latest/
# pkg_add -r python
Kemudian instal mailman dengan port:
# cd /usr/ports/mail/mailman/
# make MAIL_GID=mailman install clean
Ketika muncul pilihan option pastikan kita menggunakan Postfix.
Setelah instalasi selesai, tambahkan baris berikut pada file mm_cfg.py:
# ee /usr/local/mailman/Mailman/mm_cfg.py
Tambahkan di bagian akhir file:
SMTPHOST = 'mail.example.com'
MTA = 'Postfix'
Kemudian edit file httpd.conf dan tambahkan konfigurasi mailman sbb:
# ee /usr/local/etc/apache22/httpd.conf
Tambahkan:
ScriptAlias /mailman "/usr/local/mailman/cgi-bin"
Alias /pipermail "/usr/local/mailman/archives/public"
Options FollowSymLinks ExecCGI
AllowOverride None
Order allow,deny
Allow from all
Options Indexes MultiViews FollowSymLinks
AllowOverride None
Order allow,deny
Allow from all
Edit juga file master.cf dari Postfix:
# ee /usr/local/etc/postfix/master.cf
Tambahkan:
mailman unix - n n - - pipe
flags=FR user=mailman:mailman
argv=/usr/local/mailman/postfix-to-mailman-2.1.py ${nexthop} ${user}
Dalam konfigurasi pada file master.cf di atas, ada sebuah file yang perlu kita download. Ini sifatnya optional tapi saya merekomendasikannya untuk mempermudah instalasi mailman kita. Download postfix-to-mailman-2.1.py dari situs dibawah ini:
http://www.gurulabs.com/goodies/downloads.php
http://www.gurulabs.com/downloads/postfix-to-mailman-2.1.py
Letakkan file tersebut di /usr/local/mailman/ kemudian kita ubah sedikit:
# ee /usr/local/mailman/postfix-to-mailman-2.1.py
Edit parameter berikut:
MailmanHome = "/usr/local/mailman"; # Mailman home directory.
MailmanOwner = "postmaster@mail.example.com";
Untuk memastikan daftar alias dari Postfix, gunakan perintah-perintah di bawah ini:
# /usr/local/sbin/postalias /etc/mail/aliases
# /usr/local/sbin/postalias /etc/aliases
# /usr/local/sbin/postalias /usr/local/etc/postfix/aliases
Setelah itu kita reload postfix dan restart apache:
# postfix reload
# apachectl restart
Akhirnya kita coba jalankan mailman:
# /usr/local/etc/rc.d/mailman start
Untuk membuat list pertama kali kita lakukan seperti berikut:
# cd /usr/local/mailman/
# bin/newlist mailman:
Enter the email of the person running the list: admin@mail.example.com
Password:
# bin/config_list -i data/sitelist.cfg mailman
Kita perlu juga menambahkan maintenance mailman ke dalam cron:
# cd /usr/local/mailman/cron
# crontab -u mailman crontab.in
# cd /usr/local/mailman
# bin/mailmanctl start
Terakhir kita perlu mengatur password admin untuk mailman sbb:
# bin/mmsitepass
Password:
# bin/mmsitepass -c
Password:
Secara umum instalasi dan konfigurasi mailman telah selesai. Anda bisa melihat hasilnya dengan membuka browser anda dan mulai menggunakan mailman. Buka alamat berikut:
http://mail.example.com/mailman/listinfo
http://mail.example.com/mailman/listinfo/mailman
http://mail.example.com/cgi-bin/mailman/admindb/list -> pending messages waiting for approval
Anda dapat membuat list melalui web atau bisa juga dari command line. Contoh membuat milis baru dari command line sbb:
# bin/newlist testlist
Kalau kita tidak menspesifikasikan mail host dan web host seperti di atas, maka benahi dengan:
# bin/withlist -l -r fix_url testlist --urlhost=example.com
Atau lebih baik langsung seperti ini:
# bin/newlist --urlhost=mail.example.com --emailhost=mail.example.com testlist
Catatan:
Anda bisa membuat milis baru dari browser dari alamat di atas. Ikuti link admin. Mailman memiliki beberapa perintah yang telah disediakan untuk manajemen list, diantaranya yang penting:
newlist: add a new list
rmlist ''list'': delete a list
list_lists: list all the lists
list_members ''list'': list all the members of the list
add_members ''user@example.com'' ''list'': add e-mail [MAILTO] user@example.com to the list list.
remove_members ''user@example.com'' ''list'': remove e-mail [MAILTO] user@example.com to the list list
mmsitepass: define a site password to access administration web interfaces
Usefull Links:
http://www.freebsddiary.org/mailman.php
http://www.list.org/mailman-install/front.html
http://www.gurulabs.com/goodies/downloads.php
http://www.gurulabs.com/downloads/postfix-to-mailman-2.1.py
Diposting oleh izzun at 8:12 PM 0 komentar
Label: email
Instal Cyrus IMAP, Postfix, dan Squirrelmail Pada FreeBSD
Pertama kita akan gunakan BDB-43 agar semua paket terinstall menggunakan database yang sama dan kita atur agar instalasi menggunakan port dengan perintah 'make' secara default akan mengambil source dari server lokal, misalnya di ITB.
Masukkan parameter berikut ke dalam /etc/make.conf:
WITH_DB=43
MASTER_SITE_OVERRIDE=ftp://ftp.itb.ac.id/pub/FreeBSD/distfiles/${DIST_SUBDIR}
1. Instalasi Cyrus-IMAP
Instal cyrus-sasl2 dan cyrus-sasl2-saslauthd melalui port. Akan digunakan MASTER_SITE_OVERRIDE di atas untuk mengambil source dari server FreeBSD local (misalnya dari ITB). Instal dahulu cyrus-sasl2-saslauthd karena secara otomatis akan menginstal cyrus-sasl2 dahulu sebagai dependensi.
# cd /usr/ports/security/cyrus-sasl2-saslauthd/
# make install clean
Instal cyrus-imap23 melalui port. Ketika make config, pilih BDB 43 untuk menyamakan dengan instalasi lainnya.
# cd /usr/ports/mail/cyrus-imap23
# make config
# make install clean
Setelah instalasi berhasil, maka kita diminta untuk mengeksekusi file berikut.
# /usr/local/cyrus/bin/mkimap
Hasilnya seperti berikut:
reading configure file /usr/local/etc/imapd.conf...
i will configure directory /var/imap.
i saw partition /var/spool/imap.
done
configuring /var/imap...
creating /var/spool/imap...
done
Kemudian masukkan dalam rc.conf beberapa informasi untuk mengaktifkan cyrus-imap ketika booting:
# ee /etc/rc.conf
Tambahkan:
sendmail_enable="NO"
cyrus_imapd_enable="YES"
saslauthd_enable="YES"
saslauthd_flags=" -a pam"
Buat file berikut bila belum ada:
# ee /usr/local/lib/sasl2/smtpd.conf
Masukkan baris berikut:
pwcheck_method: saslauthd
Jalankan saslauthd dan buat sebuah user bernama cyrus (yang akan menjadi admin imap):
# /usr/local/etc/rc.d/saslauthd start
# saslpasswd2 -c cyrus
Masukkan password jika diminta dan setelah itu anda bisa melihat user-user yang sudah dibuat dengan perintah:
# sasldblistusers2
Kemudian anda juga perlu mengedit file imapd.conf sbb:
# ee /usr/local/etc/imapd.conf
Ganti atau tambahkan beberapa parameter seperti berikut ini:
allowanonymouslogin: no
sasl_pwcheck_method: saslauthd
sasl_mech_list: 'plain login'
lmtpsocket: /var/imap/socket/lmtp
admins: cyrus
Jalankan imapd dengan perintah berikut:
# /usr/local/etc/rc.d/imapd start
Sebelum dilanjutkan, sepertinya sampai disini kita perlu logout dari shell. Kadang masih belum bisa connect imap (perintah di bawah) Mungkin system perlu di-restart (kalau pakai jail, jailnya perlu di-restart).
Lakukan perintah berikut untuk connect pada cyrus-imap:
# cyradm -u cyrus localhost
localhost.server.domainname> user.test
localhost.server.domainname> lm
user.test (\HasNoChildren)
localhost.server.domainname> quit
Kalau anda tidak berhasil connect pada imap, maka perintah di atas tidak akan berhasil. Cek pesan error pada log dengan:
# tail /var/log/messages
# tail /var/log/maillog
Biasanya anda akan dapat menemukan pesan-pesan kesalahan yang menyebabkan kegagalan sistem anda. Cari pesan kesalahannya lalu perbaiki yang perlu diperbaiki, lalu coba kembali perintah di atas untuk connect ke imapd.
Pastikan juga anda memiliki baris-baris berikut pada /etc/services:
pop3 110/tcp
imap 143/tcp
imsp 406/tcp
acap 674/tcp
imaps 993/tcp
pop3s 995/tcp
kpop 1109/tcp
sieve 2000/tcp
lmtp 2003/tcp
fud 4201/udp
Jika anda menggunakan SSL, maka pastikan berikut ini ada pada /usr/local/etc/imapd.conf:
tls_key_file: /var/imap/key.pem
tls_ca_file: /var/imap/cacert.pem
tls_cert_file: /var/imap/cert.pem
admins: cyrus
Untuk mendapatkan file-file di atas (key.pem, cacert.pem, cert.pem) maka kita bisa membuatnya sendiri (*link ke ca-cert) dengan OpenSSL atau membeli sertifikasi resmi yang disediakan di internet oleh lembaga-lembaga sertifikasi.
2. Instalasi Postfix
Instal Postfix dengan menggunakan pkg_add:
# setenv PACKAGESITE ftp://ftp.itb.ac.id/pub/FreeBSD/ports/i386/packages-6.2-release/Latest/
# pkg_add -r postfix-current
Pada waktu config pilih menggunakan BDB 43 dan SASL. Kemudian jawab yes untuk semua pertanyaan pada saat instalasi, misalnya seperti ini:
Would you like to activate Postfix in /etc/mail/mailer.conf [n]? y
Tambahkan informasi berikut ini pada /etc/rc.conf agar postfix diaktifkan saat booting dan menonaktifkan Sendmail:
postfix_enable="YES"
sendmail_enable="NO"
sendmail_submit_enable="NO"
sendmail_outbound_enable="NO"
sendmail_msp_queue_enable="NO"
Tambahkan juga informasi berikut pada /etc/periodic.conf agar secara rutin (daily) dilakukan maintenance pada postfix:
daily_clean_hoststat_enable="NO"
daily_status_mail_rejects_enable="NO"
daily_status_include_submit_mailq="NO"
daily_submit_queuerun="NO"
Aktifkan maildrop, old-cyrus, cyrus, uucp, ifmail, bsmtp dengan mengedit file /usr/local/etc/postfix/master.cf:
maildrop unix - n n - - pipe
flags=DRhu user=vmail argv=/usr/local/bin/maildrop -d ${recipient}
#
# The Cyrus deliver program has changed incompatibly, multiple times.
#
old-cyrus unix - n n - - pipe
flags=R user=cyrus argv=/cyrus/bin/deliver -e -m ${extension} ${user}
# Cyrus 2.1.5 (Amos Gouaux)
# Also specify in main.cf: cyrus_destination_recipient_limit=1
cyrus unix - n n - - pipe
user=cyrus argv=/cyrus/bin/deliver -e -r ${sender} -m ${extension} ${user}
#
# See the Postfix UUCP_README file for configuration details.
#
uucp unix - n n - - pipe
flags=Fqhu user=uucp argv=uux -r -n -z -a$sender - $nexthop!rmail ($recipient)
#
# Other external delivery methods.
#
ifmail unix - n n - - pipe
flags=F user=ftn argv=/usr/lib/ifmail/ifmail -r $nexthop ($recipient)
bsmtp unix - n n - - pipe
flags=Fq. user=foo argv=/usr/local/sbin/bsmtp -f $sender $nexthop $recipient
Kemudian kita perlu mengedit file konfigurasi utama postfix yaitu pada /usr/local/etc/postfix/main.cf:
queue_directory = /var/spool/postfix
command_directory = /usr/local/sbin
daemon_directory = /usr/local/libexec/postfix
mail_owner = postfix
mailbox_size_limit = 512000000
myhostname = mail.example.com
mydomain = example.com
myorigin= $mydomain
mydestination = example.com, $myhostname
mailbox_transport = lmtp:unix:/var/imap/socket/lmtp
Lakukan perintah berikut ini untuk membuat mengaktifkan alias pada postfix:
# newaliases
Kemudian setelah semua setting dilakukan, maka postfix perlu di-reload:
# postfix reload
Atau jika postfik belom dijalankan, gunakan perintah:
#postfix start
Untuk mengetes apakah postfix sudah berjalan, maka anda dapat mencoba:
# telnet localhost 25
atau:
# telnet mail.example.com 25
Jika semua berjalan dengan baik, maka anda akan mendapatkan jawaban seperti ini:
220 mail.example.com ESMTP Postfix
Jika anda menemukan masalah dalam mengirim atau menerima email, maka coba lakukan debugging dengan melihat file log:
# tail /var/log/messages
# tail /var/log/maillog
3. Instalasi Squirrelmail
Baca manual: http://squirrelmail.org/docs/admin/admin-1.html
Requirement:
* Sebuah web server dengan PHP terinstal. PHP paling tidak versi 4.1.0.
* Akses pada sebuah server IMAP yang telah dapat menggunakan standard IMAP 4 rev 1.
Disini digunakan:
- Apache22 + PHP 5 (petunjuk instalasi ada di atas)
- php5-gd + php5-session + php5-mbstring + php5-gettext + php5-xml
- ispell
Semua requirement tsb akan diinstall otomatis ketika kita menginstall Squirrelmail dengan port atau dengan package. Cek phpinfo() pada web server dan pkg_info untuk memastikan.
Lakukan konfigurasi cyrus-imapd dengan benar.
Cek variabel berikut pada php.ini
# /usr/local/etc/php.ini
file_uploads = On
session.auto_start = 1
Instal Squirrelmail dengan menggunakan pkg_add:
# setenv PACKAGESITE ftp://ftp.itb.ac.id/pub/FreeBSD/ports/i386/packages-6.2-release/Latest/
# pkg_add -r squirrelmail
Jalankan perintah conf.pl yang telah disediakan untuk melakukan konfigurasi squirrelmail:
# cd /usr/local/www/squirrelmail/config
# ./conf.pl
Pada konfigurasi ini kita dapat melakukan berbagai setting yang diperlukan untuk squirrelmail. Di sini juga telah disediakan setting default untuk beberapa jenis server IMAP. Pilih konfigurasi untuk Cyrus-IMAP. Setting juga nama server squirrelmail dll. Anda bisa mencoba-coba berbagai setting yang ada tanpa perlu khawatir. Jika terjadi error, maka anda tinggal jalankan lagi program setting ini (conf.pl) untuk mengembalikan setting yang telah anda ubah dengan mudah.
Pastikan bahwa direktori squirrelmail dimiliki oleh www:
# chown -R www:www /usr/local/www/squirrelmail/
# chown -R www:www /usr/local/www/squirrelmail/*
Kira-kira demikianlah instalasi Cyrus IMAP, Postfix, dan Squirrelmail pada sistem saya menggunakan FreeBSD 6.2. Kalau ada pertanyaan atau perbaikan pada tulisan saya ini, silakan memberikan komentar atau mengirim email kepada saya ke izbiq[at]rufaqait[dot]com. Semoga bermanfaat.
Usefull links:
http://www.soe.ucsc.edu/~venkat/tutorial1.html
http://tomster.org/geek/freebsdcookbook/ar01s03.html
http://www.hott.net.au/site%20sources/postfix-howto.html
http://www.postfix.org/basic.html
http://www.pcprobleemloos.nl/freebsd/
http://bsdinn.com/postfix/index.php?page=SB01
http://squirrelmail.org/docs/admin/admin.html
Diposting oleh izzun at 7:59 PM 1 komentar
Label: email
Instal Apache (Apache22) dan PHP 5 Pada FreeBSD
1. Instalasi Apache
Instalasi Apache saya lakukan melalui pkg_add. Pada tutorial ini saya memberikan contoh bila kita memilih server mirror/lokal untuk mendapatkan package daripada langsung mengambilnya dari situs utama FreeBSD. Dalam contoh berikut saya menggunakan server lokal di ITB misalnya.
Gunakan perintah ini (kita login sebagai root)untuk mensetting lokasi default dari package:
# setenv PACKAGESITE ftp://ftp.itb.ac.id/pub/FreeBSD/ports/i386/packages-6.2-release/Latest/
atau:
# setenv PACKAGESITE ftp://ftp.itb.ac.id/pub/FreeBSD/ports/i386/packages-6-stable/Latest/
Perbedaan kedua perintah di atas adalah pada jenis package, yaitu package yang ada pada release FreeBSD 6.2 atau kita akan menggunakan package golongan stable untuk distribusi umum FreeBSD 6. Beberapa jenis package ada yang masuk pada kedua tempat tersebut, tapi sebagian ada yang hanya pada satu tempat diantara keduanya. Jadi kalau misalnya kita telah mengeset lokasi package misalnya dengan perintah pertama, maka kita bisa menggantinya dengan melakukan setenv ulang tentunya dengan parameter lokasi package yang berbeda, seperti pada perintah kedua. Kalau menggunakan shell seperti bash, maka syntax perintah di atas perlu diubah sbb:
# export PACKAGESITE=ftp://ftp.itb.ac.id/pub/FreeBSD/ports/i386/packages-6.2-release/Latest/
atau
# export PACKAGESITE=ftp://ftp.itb.ac.id/pub/FreeBSD/ports/i386/packages-6-stable/Latest/
Selanjutnya install package:
# pkg_add -r apache22
Gunakan semua option secara default kalau anda tidak mengetahui fungsi option-option yang disertakan. Cara instalasi dengan pkg_add ini dipilih karena instalasi jadi lebih cepat (apache22 sudah dicompile, tanpa perlu compile sendiri). Pada beberapa package kita perlu melakukan kompilasi sendiri dari source jika ada parameter2 konfigurasi yang perlu disertakan pada waktu kompilasi. Tapi jika anda ingin melakukan kompilasi, mungkin untuk mencegah kemungkinan masalah kompatibilitas, maka anda dapat menginstall package tersebut dari ports collection:
# cd /usr/ports/www/apache22/
# make config
# make install clean
Setelah instalasi berhasil, apache perlu diaktifkan secara default ketika booting. Edit file /etc/rc.conf:
# ee /etc/rc.conf
Masukkan baris berikut:
apache22_enable="YES"
Edit file httpd.conf:
# ee /usr/local/etc/apache22/httpd.conf
Ubah variabel-variabel seperti berikut:
Listen 10.1.1.30:80
ServerName example.com:80
ServerAdmin admin@example.com
Variable di atas perlu diganti sesuai dengan sistem yang akan dipakai. Dalam hal ini, nama host adalah example.com dengan alamat IP 10.1.1.30, port yang digunakan adalah port 80 dan email admin adalah admin@example.com.
Kemudian ganti semua parameter /usr/local/www/apache22 dengan /usr/local/www/ karena pada apache22 default instalasi diubah dari versi2 sebelumnya. Hal ini sifatnya optional. Jika anda mengubahnya, maka anda perlu memindahkan semua isi direktori /usr/local/www/apache22 yang sebenarnya ke direktori /usr/local/www/. Jadi, keluar dari editor, lalu lakukan perintah berikut:
# mv /usr/local/www/apache22/* /usr/local/www
Setting secara umum selesai, anda dapat menguji syntax httpd.conf anda:
# apachectl configtest
Beberapa perintah apache yang perlu anda coba:
# apachectl start
# apachectl restart
# apachectl graceful
# apachectl stop
Kadang-kadang apache tidak bisa dijalankan. Perlu anda cek dengan perintah2 berikut:
# tail /var/log/messages
# tail /var/log/httpd-error.log
Beberapa error yang sering terjadi, diantaranya keluar pesan seperti berikut:
[warn] (2)No such file or directory: Failed to enable the 'httpready' Accept Filter
Ini berarti anda perlu melakukan load kernel module yang bernama accf_http. Caranya:
# kldload accf_http
Agar setiap kali booting, kernel module ini di-load secara otomatis, maka anda perlu membuat file /boot/loader.conf:
# ee /boot/loader.conf
Masukkan baris berikut:
accf_http_load="YES"
Error yang lain yang sering terjadi adalah:
"cannot determine local host name"
Penyebabnya adalah resolv dari hostname tidak sama dengan alamat IP yang dipunyai. Coba cek dengan perintah berikut:
# hostname
example.com
# nslookup example.com
Non-authoritative answer:
Name: example.com
Address: 10.1.1.30
# ifconfig
inet 192.168.0.5 netmask 0xffffff00
Kalau hasil dari pengecekan terdapat perbedaan alamat IP dengan hostname yang bersangkutan, anda dapat mengubah setting hostname dengan perintah:
# ee /etc/hosts
masukkan sebuah baris:
10.1.1.30 example.com
2. Instalasi PHP 5
Pilih port instalasi PHP 5 pada port collection yaitu /usr/ports/lang/php5/. PHP 5 hanya disediakan pada satu port saja sejak rilis PHP versi 5.1.14. Versi sebelumnya terdiri dari beberapa port seperti www/mod-php5, lang/php5-cli, dan lang/php5. Pada versi baru port lang/php5/ ini instalasi PHP 5 dijadikan satu dan PHP sebagai modul CLI, CGI atau apache adalah sebagai option pada saat instalasi.
Pilihan default tidak menyertakan apache module, jadi pastikan kita beri tanda check pada option tersebut kalau hendak menggunakan php sebagai modul apache.
Kali ini instalasi saya lakukan pada melalui port karena instalasi standard dengan pkg_add tidak menyertakan pilihan modul apache (setahu saya demikian,maaf kalau salah). Instal PHP 5 melalui port:
# cd /usr/ports/lang/php5
# make config
# make install
Ketika make config dijalankan, maka pastikan Apache Module box diberi tanda silang (checked).
Setelah semua selesai, maka dapat juga kita menginstall beberapa modul ekstra seperti MySQL. Beberapa modul yang paling sering dipakai diantaranya:
/usr/ports/databases/php5-mysql - MySQL Database
/usr/ports/www/php5-session - Sessions
/usr/ports/graphics/php5-gd - Graphics Library
Untuk modul-modul ekstra di atas, silakan instal dengan pkg_add atau port collection. Caranya mirip dengan sebelumnya.
Apache memerlukan pernyataan pada httpd.conf agar dapat menggunakan PHP yang telah diinstal. Biasanya hal ini sudah dilakukan secara otomastis saat instalasi dengan port, namun bisa kita cek untuk memastikan. Buka httpd.conf:
# ee /usr/local/etc/apache22/httpd.conf
Untuk Apache versi 1.3.x perlu ditambahkan baris berikut pada httpd.conf:
LoadModule php5_module libexec/apache/libphp5.so
AddModule mod_php5.c
Untuk Apache versi 2.x hanya perlu satu baris berikut, tidak perlu perintah AddModule seperti di atas:
LoadModule php5_module libexec/apache/libphp5.so
Lokasi dan nama file dari module PHP 5 dapat berlainan dari versi ke versi, jadi silakan cek di direktori pada sistem anda untuk lokasi yang tepat dan nama yang tepat. Biasanya kalau instalasi dilakukan dengan port, perintah LoadModule ini sudah ditambahkan secara otomatis dengan parameter lokasi dan nama modul yang tepat. Silakan dicek ulang.
Kemudian masih pada httpd.conf, edit juga parameter-parameter berikut:
DirectoryIndex index.php index.html index.htm
Tambahkan juga dua baris berikut:
AddType application/x-httpd-php .php .htm .html
AddType application/x-httpd-php-source .phps
Setting PHP sendiri diletakkan pada /usr/local/etc/php.ini sehingga anda perlu membuat file tersebut. Ini dapat anda lakukan dengan meng-copy setting standard yang disediakan, sbb:
# cp /usr/local/etc/php.ini-dist /usr/local/etc/php.ini
Setelah semua itu dilakukan, maka Apache perlu di-restart. Lalu buat sebuah file test.php seperti di bawah ini untuk mengecek apakah PHP sudah diload oleh Apache:
# echo "" >> /usr/local/www/data/test.php
Lalu buka browser (Anda bisa menggunakan browser apa saja, misal IE, Mozilla, Firefox, Lynx, links dll) dan buka alamat server Apache anda, misalnya http://server.mydomain.com/test.php. Kalau instalasi sukses maka anda akan mendapatkan halaman phpinfo() dari instalasi PHP 5 anda. Berbagai informasi tentang Apache dan PHP beserta info-info lainnya dapat dilihat disini.
Kira-kira demikianlah instalasi Apache dan PHP 5 pada sistem saya menggunakan FreeBSD 6.2. Kalau ada pertanyaan atau perbaikan pada tulisan saya ini, silakan memberikan komentar atau mengirim email kepada saya ke izbiq[at]rufaqait[dot]com. Semoga bermanfaat.
Usefull links:
http://www.freebsdmadeeasy.com/tutorials/web-server/install-php-5-for-web-hosting.php
Lov3_mUach
Friday, November 6, 2009
TUTORIAL FREEBSD
Posted by chicly_koh at 6:25 PM 0 comments
Thursday, February 26, 2009
MEMBANGUN WEB SERVER DI FREEBSDTentu saja kata web server tidak asing lagi di sebagian besar telinga kita, yaitu sebuah tempat untuk mempublikasikan informasi apa pun kepada publik melalui internet atau intranet tentang apa saja, baik oleh individu, kelompok, lembaga pemerintahan, perusahaan, dan lain-lain. Web server umumnya tidak berdiri sendiri, namun ada aplikasi yang mendukungnya, semacam PHP, OpenSSL, dan lain sebagainya. Salah satu aplikasi yang sudah sangat populer adalah Apache HTTP Server. Aplikasi ini mulai dirilis ke publik sejak tahun 1995. Web server yang menggunakan aplikasi Apache di seluruh dunia saat ini berdasarkan survei Netcraft Web Server Survey pada November 2006 saja sudah lebih dari 60% dari total 101,435,253 situs.
Proyek Apache HTTP Server ini merupakan proyek open-source yang dikembangkan oleh Apache Software Foundation. Lembaga ini bertujuan mengembangkan Apache sebagai aplikasi web server modern yang bisa dipergunakan di multi platform OS, khususnya Unix dan Windows.
Saya tidak akan membahas sejarah perkembangan Apache ini secara rinci. Untuk mengetahui lebih lengkap perkembangannya silakan kunjungi About the Apache HTTP Server Project.
Dalam artikel ini, saya tidak hanya membahas Apache secara khusus saja, namun juga beberapa aplikasi yang umum dipergunakan bersama aplikasi ini, seperti OpenSSL, MySQL, dan PHP.
1. Download
Aplikasi yang dipergunakan dalam artikel ini adalah Apache versi 2.2.3, MySQL versi 5.0.22, OpenSSL versi 0.9.8d, dan PHP versi 5.2.0.
Dari semua aplikasi di atas, hanya Apache dan PHP yang akan diinstall secara manual, sedang MySQL dan OpenSSL diinstall via ports. Jadi yang akan didownload secara manual hanya Apache dan PHP.
Apache versi terakhir dapat didownload di http://apache.the.net.id/httpd/httpd-2.2.3.tar.bz2. Versi terakhir Apache saat artikel ini ditulis adalah versi 2.2.3. Dan versi PHP terakhir saat ini adalah versi 5.2.0. PHP dapat didownload di http://id2.php.net/get/php-5.2.0.tar.bz2/from/a/mirror.
2. Instalasi
2.1. Install MySQL
Sebelum menginstall Apache dan PHP, yang harus diinstall terlebih dahulu adalah MySQL dan OpenSSL. Untuk menginstalasi kedua aplikasi ini di FreeBSD cukup mudah melalui ports.
$ cd /usr/ports/database/mysql51-server$ sudo make install$ sudo portupgrade -rR mysql51-server
Command terakhir adalah untuk mengupgrade versi MySQL ke versi terbaru.
Untuk mengaktifkan MySQL saat booting, buka file /etc/rc.conf dan tambahkan baris:
mysql_enable = “YES”
Copykan file konfigurasi MySQL:
$ sudo cp /usr/local/share/mysql/my-medium.cnf /var/db/mysql/my.cnf$ sudo chgrp mysql /var/db/mysql/my.cnf
Kemudian jalankan command berikut untuk mengaktifkan daemon MySQL.
$ sudo /usr/local/etc/rc.d/mysql-server start
Bila berhasil, seharusnya Anda akan melihat baris berikut saat menjalankan command ps ax grep mysql:
678 p0- I 0:00.01 /bin/sh /usr/local/bin/mysqld_safe –defaults-extra-file=/var/db/mysql/my.cnf –user=mysql –datadir=/var/db/mysql701 p0- S 383:04.45 /usr/local/libexec/mysqld –defaults-extra-file=/var/db/mysql/my.cnf –basedir=/usr/local –datadir=/var/db/mysql
Selanjutnya buat password untuk MySQL root user:
$ sudo mysqladmin -u root password ‘password-root-mysql’
Coba masuk ke MySQL console dengan password root tersebut.
$ mysql -u root -pEnter password:Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.Your MySQL connection id is 603704 to server version: 5.0.22
Type ‘help;’ or ‘\h’ for help. Type ‘\c’ to clear the buffer.
mysql> \qBye
2.2. Install OpenSSL
Langkah selanjutnya adalah menginstalasi OpenSSL, cara menginstalasi OpenSSL dalam hal ini menggunakan ports juga.
$ cd /usr/ports/security/openssl$ sudo make install clean
Buat direktori untuk menempatkan certificate SSL:
$ sudo mkdir -p /usr/local/openssl/{certs,private}
Kemudian generate private key 1024-bit:
$ cd /usr/local/openssl$ sudo /usr/local/bin/openssl genrsa -out private/namadomain.com.key 1024
Ubah permission untuk direktori private menjadi:
$ sudo chown -R root:wheel private$ sudo chmod -R 600 private$ sudo chmod u+X private
Generate Certificate Signing Request (CSR) File:
$ /usr/local/bin/openssl req -new -key private/namadomain.com.key -out certs/namadomain.com.csr
Country Name (2 letter code) [GB]: IDState or Province Name (full name) [Some-State]: PropinsiLocality Name (eg, city) []: KotaOrganization Name (eg, company) [Internet Widgits Pty Ltd]: PT. Nama UsahaOrganizational Unit Name (eg, section) []: Bidang Usaha PerusahaanCommon Name (eg, your name or your server’s hostname) []: namadomain.comEmail Address []: postmaster@namadomain.com
Please enter the following ‘extra’ attributesto be sent with your certificate requestA challenge password []: masukkanpasswordAn optional company name []:
Kemudian buat Certificate Signed (CRT) file:
$ sudo /usr/local/bin/openssl x509 -req -days 365 -in certs/namadomain.com.csr -out certs/namadomain.com.crt -signkey private/namadomain.com.key
Certificate yang dibuat itu nantinya akan digunakan bila webserver support SSL.
2.3. Install Apache
Saya asumsikan, source Apache hasil download Anda disimpan di /home/users.
$ cd /home/users$ tar -jxvf httpd-2.2.3.tar.bz2$ cd httpd-2.2.3$ ./configure \–prefix=/usr/local/apache2 \–enable-rewrite \–enable-dav \–enable-ssl \–with-ssl=/usr/local \–enable-vhost-alias \–with-included-apr$ make$ sudo make install
Keterangan dari masing-masing opsi di atas adalah:
–prefix=[DIR]: Menginstall aplikasi ke target direktori yang ditentukan.–enable-rewrite: Mengaktifkan rule based URL manipulation melalui module mod_rewrite.–enable-dav: Mengaktifkan protocol WebDAV melalui module mod_dav. Dengan protocol WebDAV ini memungkinkan membuat, memindah, menyalin, dan menghapus resource pada sebuah web server.–enable-ssl: Mengaktifkan module SSL/TLS.–with-ssl=[DIR]: Di mana library SSL/TLS diinstall.–enable-vhost-alias: Support dengan banyak virtual host.–with-included-apr: Install apr. APR atau Apache Portable Runtime pada Apache 2.2.x versi merupakan source yang sudah menyatu dengan Apache Source.
2.4. Install PHP
Sebelum Anda menginstalasi PHP, saya sarankan untuk menginstall aplikasi-aplikasi via ports yang diperlukan (recommended) PHP saat instalasinya. Aplikasi-aplikasi tersebut adalah:
- mcrypt (/usr/ports/security/mcrypt) dan libmcrypt (/usr/ports/security/libmcrypt)- db4 (/usr/ports/databases/db4) dan gdbm (/usr/ports/databases/gdbm)- gd (/usr/ports/graphics/gd)- libxml2 (/usr/ports/textproc/libxml2)
Saya asumsikan pula, source PHP yang Anda download disimpan di /home/users.
$ cd /home/users$ tar -jxvf php-5.2.0.tar.bz2$ cd php-5.2.0$ ./configure \–with-apxs2=/usr/local/apache2/bin/apxs \–with-mysql=/usr/local \–with-openssl=/usr/local \–with-config-file-path=/usr/local/apache2/conf \–with-png-dir=/usr/local/lib \–with-gettext=/usr/local/lib \–with-gd \–with-zlib \–with-xml \–with-mcrypt=/usr/local/lib \–enable-mbstring=all \–disable-short-tags$ make$ make install
Keterangan dari masing-masing opsi di atas adalah:
–with-apxs2[=FILE]: Menyertakan shared Apache 2.0 Handler module.–with-mysql[=DIR]: Menyertakan dukungan MySQL. DIR adalah di mana binary MySQL diinstall.–with-openssl[=DIR]: Menyertakan dukungan OpenSSL.–with-config-file-path=PATH: Di mana file php.ini akan diletakkan.–with-png-dir[=DIR]: Menyertakan dukungan format file PNG.–with-gettext[=DIR]: Menyertakan dukungan GNU gettext.–with-gd[=DIR]: Menyertakan dukungan GD.–with-zlib[=DIR]: Menyertakan dukungan zlib.–with-libxml-dir[=DIR]: Menyertakan dukungan XML.–with-mcrypt[=DIR]: Menyertakan dukungan mcrypt atau Multi-cipher cryptographic library.–enable-mbstring: Mengaktifkan dukungan multibyte string.–disable-short-tags: Nonaktifkan penggunaan tag pendek Edit file /usr/local/apache2/conf/php.ini dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Pada dasarnya default file konfigurasi ini sudah cukup baik.
Karena PHP diinstall sebagai module pada Apache, kita perlu mengubah kepemilikan direktori PHP yang hanya akan mengijinkan akses kepada user root dan www saja.
$ sudo chown -R root:www /usr/local/lib/php$ sudo chmod -R g-w,o-rwx /usr/local/lib/php
Edit file /usr/local/apache2/conf/httpd.conf dan ubah baris-baris berikut menjadi:
User wwwGroup www
ServerAdmin hostmaster@namadomain.comServerName www.namadomain.com:80DirectoryIndex index.html index.php
TypesConfig conf/mime.typesAddType application/x-compress .ZAddType application/x-gzip .gz .tgzAddType application/x-httpd-php .phpAddHandler cgi-script .cgi
Aktifkan juga baris-baris berikut dengan menghilangkan tanda # di awal barisnya:
Include conf/extra/httpd-autoindex.confInclude conf/extra/httpd-userdir.confInclude conf/extra/httpd-vhosts.confInclude conf/extra/httpd-dav.confInclude conf/extra/httpd-default.confInclude conf/extra/httpd-ssl.conf
Selanjutnya ubah permission direktori Apache:
$ cd /usr/local
Ubah kepemilikan direktori apache2 ke user root:wheel
$ sudo chown -R root:wheel apache2
Ubah permission pada direktori apache2. Karena direktori ini kepemilikannya oleh root:wheel dan supaya bisa diakses oleh group www, kita ijinkan group www ini membaca dan mengeksekusi file-file di bawahnya.
$ sudo chmod 755 apache2
Selanjutnya pada direktori apache2 ini hanya akan mengijinkan user root saja untuk dapat membaca dan menulisinya dengan mengubah permission menjadi:
$ sudo chmod -R 600 apache2/*
Hanya user root saja yang dapat mengakses seluruh direktori yang berada di bawah direktori apache2:
$ sudo chmod -R u+X apache2$ cd apache2
Ubah kepemilikan direktori binary Apache ke user root:
$ sudo chmod -R u+x bin
Direktori cgi-bin juga berisi file-file binari. Hanya mengijinkan user root dan group www saja yang bisa mengaksesnya.
$ sudo chgrp -R www cgi-bin$ sudo chmod -R u+x,g+x cgi-bin
Web server akan membaca direktori icons, maka ubah pula kepemilikannya agar bisa dibaca oleh group www.
$ sudo chgrp -R www icons$ sudo chmod -R g+rX icons
Ubah juga permission direktori logs:
$ sudo chgrp -R www logs$ sudo chmod g+wX logs
Terakhir ubah kepemilikan direktori htdocs agar bisa dibaca oleh publik. Direktori ini nanti merupakan tempat menyimpan file-file web yang akan ditampilkan pada browser. Akses penulisan ke direktori ini hanya dibatasi kepada user root saja.
$ sudo chgrp -R www htdocs$ sudo chmod -R g+rX htdocs
Karena menginstall Apache dari source file. Kita harus membuat sendiri startup script-nya agar dapat dieksekusi oleh server pada saat booting. Start up script diletakkan di direktori /usr/local/etc/rc.d. Startup script dapat didownload di sini: Apache-2 FreeBSD Startup Script
Kemudian tambahkan dua baris berikut pada file /etc/rc.conf:
apache2_enable=”YES”apache2_flags=”-DSSL”
Ubah permission file start up script menjadi:
$ sudo chmod 555 /usr/local/etc/rc.d/apache.sh
Jalankan file tersebut untuk mengaktifkan daemon httpd:
$ sudo /usr/local/etc/rc.d/apache.sh start
Periksa apakah daemon httpd sudah aktif dengan command ps ax:
$ ps ax grep httpd
33549 ?? Ss 0:12.88 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL33550 ?? I 0:00.43 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL33551 ?? I 0:00.40 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL33552 ?? I 0:00.32 /usr/local/apache2/bin/httpd -DSSL
Bila output di console Anda sudah seperti di atas, selamat! Anda sudah berhasil menginstall web server pada server Anda.
Posted by chicly_koh at 11:34 PM 0 comments
Saturday, February 7, 2009
Thursday, November 27, 2008
Perangkat lunak sistemPerangkat lunak sistem
Perangkat lunak sistem adalah suatu istilah generik yang merujuk pada jenis perangkat lunak komputer yang mengatur dan mengontrol perangkat keras sehingga perangkat lunak aplikasi dapat melakukan tugasnya. Ia merupakan bagian esensial dari sistem komputer. Sistem operasi adalah suatu contoh yang jelas, sedangkan OpenGL atau pustaka basis data adalah contoh lainnya. Perangkat lunak jenis ini dibedakan dengan perangkat lunak aplikasi, yang merupakan program yang membantu pengguna melakukan tugas spesifik dan produktif, seperti pengolahan kata atau manipulasi gambar.
Posted by chicly_koh at 11:26 PM 0 comments
Berbagi Pakai Sumber Daya (Sharing Printer)Berbagi Pakai Sumber Daya (Sharing Printer)
Apabila anda memasang suatu periperal (device) pada suatu jaringan. Maka periperal (device) tersebut dapat dipergunakan secara bersama-sama oleh anggota (user) dalam jaringan tersebut. Untuk dapat menggunakan secara bersama-sama, terlebih dahulu dikonfigurasikan salah satu periperal tersebut, dalam hal ini periperal tersebut adalah printer.
- Instalasi Printer Lokal
Instalasi dengan cara ini adalah menghubungkan printer (printer device) dengan printer port pada komputer server, misalnya LPT1 port USB. Cara yang digunakan untuk instalasi printer okal adalah sebagai berikut.
- Klik tombol start kemudian pilih printer dan dilayar akan terlihat jendela printers
- Klik pilihan add printer dan di layar akan terlihat jendela add printer
- Klik next untuk melanjutkannya.
- Tentukan pilihan local printer untuk menginstall printer di komputer utama.
- Klik next untuk melanjutkannya.
- Dilayar akan terlihat alamat select a printer port dan pilih port sesuai denga port yang digunakan printer, misalnya LPT1
- Klik next untuk melanjutkannya
- Pilih produk printer pada bagian manufacturer. Misalnya klik pilihan AGFA-AcuSet V52.3
- Anda dapat menentukan sendiri driver printer denga tombol have Disk. Kemudian tentukan drive dan folder dari file driver printer
- Klik next untuk melanjutkan
- Pada bagian printer nama: akan secara otomatis terlihat nama printer dan anda dapat merubah nama tersebut
- Klik tombol yes apabila anda akan membuat default printer.
- Klik next dilayar akan terlihat tampilan sharing.
- Klik Next untuk melanjutkannya
- Klik pilihan No agar anda tidak perlu test printer
- Klik tombol Next untuk malanjutkannya
- Klik tombol finish kemudian lihat apakah printer yang ditambahkan telah terlihat.
Sharing Printer
Apabila dalam proses instalasi anda tidak menentukan sharing printer, maka anda dapat menentukan sharing printer dengan cara berikut:
- Klik start kemudian klik printer and faxes
- klik kanan pada icon printer yang akan di share, kemudian pilih sharing,
- setelah tampil jendela sharing, Kemudian pilihlah ceklist Shared as
- klik tombol OK. jika pada icon printer telah tampil lambang sharing berarti printer tersebut telah berhasil anda sharing
Diposkan oleh wmasking1 di 11:13
Label: jaringan komputer
Posted by chicly_koh at 11:24 PM 0 comments
CARA MEMBUAT ANTENA WAJAN:CARA MEMBUAT ANTENA WAJAN:Dalam artikel ini akan dipraktekkan cara membuat Antena WajanBolic dengan N Connector dan Pigtail
WiFi (Wireless Fidelity) adalah istilah generik untuk peralatan Wireless Lan atau WLAN. Biasa menggunakan keluarga standar IEEE 802.11 yang didukung oleh banyak vendor. Berdasarkan keputusan Menteri No.2 Tahun 2005 tentang penggunaan pita frekuensi 2400-2483.5MHz yang ditandatangani pada tanggal 5 januari 2005 aleh Mentri Perhubungan M. Hatta Rajasa. Beberapa hal yang penting dari Keputusan Mentri No.2 Tahun 2005 adalah Anda tidak memerlukan izin stasiun radio dari pemerintah untuk menjalankan peralatan internet pada frekuensi 2.4GHz, tetapi dibatasi dengan :
Maksimum daya pemancar ada 100mW (20dBm).
Effective Isotropic Radiated Power/ EIRP di antenna adalah 36dBm
Semua peralatan yang digunakan harus di-approve/ disertifikasi oleh POSTEL
Kenapa WajanBolic?
Wajan : penggorengan, alat dapur buat masak
Bolic : parabolic
WajanBolic : Antena parabolic yg dibuat dari wajan
Karena berasal dari wajan maka kesempurnaannya tidak sebanding dg antenna parabolic yg sesungguhnya. Dalam artikel ini akan dibuat Antena WajanBolic dengan N Connector dan Pigtail. Karena berupa solid dish maka pengaruh angin cukup besar sehingga memerlukan mounting ke tower yang cukup kuat
ANTENA 2.4 GHz
Kebanyakan antenna homebrew wifi yg ada di internet : antenna yagi, antenna kaleng (tincan antenna), antenna biquad, antenna helix, antenna slotted waveguide. Komponen yg selalu ada dalam desain antenna-antena tsb : N-type Connector & pigtail Konektor : N-type Male, N-type Female, RP TNC Male, RP TNC Female, Pigtail. Perkiraan harga yang dikeluarkan untuk membeli bahan WajanBolic adalah kurang dari Rp 100.000,-. Bandingkan jika Anda harus membeli antenna Grid 24db, yang bikinan lokal saja mencapai Rp 500.000,- lebih dan yang import bisa mencapai Rp 1.000.000,- lebih. Atau membeli antenna grid lokal yang harganya Rp 200.000,- sedangkan yang import bisa mencapai Rp 300.000 lebih.
ALAT dan BAHAN
Wajan diameter 36″ (semakin besar diameter semakin bagus)
PVC paralon tipis diameter 3″ 1 meter
Doff 3″ (tutup PVC paralon) 2 buah
Aluminium foil
Baut + mur ukuran 12 atau 14
N Connector female
Kawat tembaga no.3
Double tape + lakban
Penggaris
Pisau/ Cutter
Solder + timah nya
Gergaji besi
TAHAP PENGERJAAN
Siapkan semua bahan dan peralatan yang dibutuhkan.
Lubangi wajan tepat di tengah wajan tersebut seukuran baut 12 atau 14, cukup satu lubangi saja.
Kemudian, ukur diameter wajan, kedalaman wajan dan feeder/titik focus.
Contoh :Parabolic dish dg D = 70 cm, d = 20 cm maka jarak titik focus dari center dish : F = D^2/(16*d) = 70^2 / (16*20) = 15.3 cm. Pada titik focus tsb dipasang ujung feeder. Untuk mendapatkan gain maksimum.
Potong PVC paralon sepanjang 30 cm, kemudian beri tanda untuk jarak feeder nya (daerah bebas aluminium foil). Untuk menentukan panjang feeder nya gunakan rumus di atas.
Beri lubang pada bagian paralon untuk meletakkan N Connector, untuk itu gunakan rumus antenna kaleng. Bisa di lihat di http://www.saunalahti.fi/elepal/antenna2calc.php
Potong kawat tembaga yang sudah disiapkan sesuai dengan ukuran yang didapatkan dari hasil kalkulasi di atas. Dan solderkan pada N Connector yang telah di siapkan
Selanjutnya, bungkus PVC paralon dengan aluminium foil pada daerah selain feeder, jika aluminium foil yang ada tanpa perekat, maka untuk merekatkannya dapat menggunakan double tape.
Lalu pasangkan N connector ke PVC Paralon yang telah dilubangi tadi
Pada bagian doff (tutup PVC paralon) yang akan di pasang pada ujung dekat dengan N Connector harus di beri aluminium foil, sedangkan doff yang di pasang pada wajan tidak perlu di beri aluminium foil
Pasangkan doff tersebut ke PVC paralon
Kemudian, wajan yang telah di bolongi tadi dipasangkan dengan doff yang satunya lagi, sebelum nya doff tersebut dilubangi sesuai dengan ukuran baut yang sudah di siapkan, dan kencangkan.
Kemudian tinggal pasangkan PVC paralon tadi ke wajan yang sudah di pasang doff.
Dan Wajan bolic sudah siap untuk digunakan browsing, atau paling tidak untuk wardriving.
Sumber : jaylangkung.com
Posted by chicly_koh at 11:00 PM 0 comments
NirkabelJaringan nirkabel adalah hal yang relatif baru pada dunia komputer, namun banyak orang yang mulai meliriknya dengan membeli laptop dan menginginkan jaringan berjalann, tanpa harus bermain dengan kabel silang lama. Tren ini tidak akan surut. Sayangnya, jaringan nirkabel belumlah didukung sekuat jaringan kabel tradisional di Linux.
Terdapat tiga langkah dasar untuk mengkonfigurasi sebuah kartu Ethernet nirkabel 802.11:
Dukungan perangkat keras untuk kartu nirkabel
Mengkonfigurasi kartu untuk terhubung ke sebuah titik akses nirkabel
Mengkonfigurasi jaringan
5.5.1 Dukungan Perangkat Keras
Dukungan perangkat keras untuk kartu nirkabel disediakan melalui kernel, baik dari sebuah modul atau disertakan pada kernel. Secara umum, sebagian besar kartu Ethernet baru disediakan melalui modul kernel, sehingga Anda harus menentukan nama modul kernel yang benar dan memuatnya melalui /etc/rc.d/rc.modules. netconfig mungkin tidak mendeteksi kartu jaringan Anda, sehingga Anda harus menentukan kartu Anda sendiri. Lihat http://www.hpl.hp.com/personal/Jean_Tourrilhes/Linux/ untuk informasi lebih banyak tentang driver kernel untuk berbagai kartu nirkabel.
5.5.2 Mengkonfigurasi Setting Nirkabel
Sebagian besar dari pekerjaan ini dikerjakan oleh iwconfig, sehingga seperti biasa bacalah halaman manual untuk iwconfig jika Anda membutuhkan informasi lebih banyak.
Pertama, Anda mungkin hendak mengkonfigurasi titik akses nirkabel Anda. Titik akses nirkabel cukup berbeda-beda dalam terminologinya, dan bagaimana mengkonfigurasinya, sehingga Anda perlu melakukan sedikit pengaturan untuk mengakomodasi perangkat keras Anda. Secara umum, setidaknya Anda membutuhkan informasi berikut:
ID domain, atau nama jaringan (disebut ESSID oleh iwconfig)
Kanal yang digunakan WAP
Setting enkripsi, termasuk kunci yang digunakan (disarankan dalam heksadesimal)
SEBUAH CATATAN TENTANG WEP. WEP cukup rawan, tetapi lebih baik daripada tidak sama sekali. Jika Anda menginginkan tingkat keamanan yang lebih baik pada jaringan nirkabel Anda, Anda harus menginvestigasi VPN atau IPSec, dimana keduanya diluar batasan dari dokumen ini. Anda mungkin juga mengkonfigurasi WAP Anda untuk tidak mengiklankan ID domain/ESSIDnya. Diskusi lebih dalam tentang aturan nirkabel diluar bahasan sub bagian ini, tetapi pencarian pada Google akan menghasilkan lebih dari yang Anda inginkan.
Setelah Anda mengumpulkan informasi diatas, dan mengasumsikan Anda telah menggunakan modprobe untuk memuat driver kernel yang sesuai, Anda bisa mengedit rc.wireless.conf dan menambahkan setting Anda. Berkas rc.wireless.conf agak tidak teratur. Usaha minimal yang bisa dilakukan adalah untuk memodifikasi bagian generik dengan ESSID dan KEY Anda, dan CHANNEL jika diperlukan oleh kartu Anda. (Coba untuk tidak melakukan setting CHANNEL, dan jika berjalan, bagus; jika tidak, setting CHANNEL sebagaimana diperlukan.) Jika Anda nekad, Anda bisa memodifikasi berkas sehingga hanya variabel yang diperlukan yang ditentukan. Nama variabel pada rc.wireless.conf berkorespondensi dengan parameter iwconfig, dan dibaca oleh rc.wireless dan digunakan pada perintah iwconfig.
Jika Anda memiliki kunci Anda pada heksadesimal, maka itulah idealnya, karena Anda bisa cukup yakin bahwa WAP Anda dan iwconfig akan setuju tentang kunci. Jika Anda hanya memiliki sebuah string, Anda tidak bisa yakin bagaimana WAP Anda akan menterjemahkannya kedalam kunci heksadesimal, sehingga beberapa usaha perlu dilakukan (atau dapatkan kunci WAP Anda dalam heksa).
Setelah Anda memodifikasi rc.wireless.conf, jalankan rc.wireless sebagai root, lalu jalankan rc.inet1, lagi-lagi sebagai root. Anda bisa menguji jaringan nirkabel Anda dengan perangkat pengujian standar seperti ping, bersamaan dengan iwconfig. Jika Anda memiliki antarmuka kabel, Anda juga bisa mencoba menggunakan ifconfig untuk menonaktifkan antarmuka tersebut selama Anda menguji jaringan nirkabel Anda untuk memastikan tidak ada interferensi. Anda juga bisa mencoba perubahan Anda melalui sebuah reboot.
Sekarang setelah Anda melihat bagaimana mengedit /etc/rc.d/rc.wireless untuk jaringan default Anda, mari kita lihat lebih dekat pada iwconfig dan melihat bagaimana semuanya bekerja. Hal ini akan mengajarkan Anda cara mudah untuk melakukan setting wifi ketika Anda berada pada warung Internet, toko kopi, atau hot spot wifi lainnya dan hendak online.
Langkah pertama adalah memberitahu kepada NIC nirkabel Anda tentang jaringan yang hendak dipakai. Pastikan Anda mengganti “eth0” dengan sembarang antarmuka jaringan nirkabel Anda dan ganti “mynetwork” dengan ESSID yang hendak Anda gunakan. Ya, kami tahu Anda lebih pintar dari itu. Berikutnya, Anda harus menentukan kunci enkripsi (jika ada) yang digunakan pada jaringan nirkabel Anda. Akhirnya tentukan channel yang digunakan (jika diperlukan).# iwconfig eth0 essid "mynetwork"
# iwconfig eth0 key XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
# iwconfig eth0 channel n
Posted by chicly_koh at 10:58 PM 0 comments
Konfigurasi DinamisKonfigurasi DinamisKomputer-komputer dengan sistem operasi Microsoft Windows 2003 akan berusaha untuk memperoleh konfigurasi TCP/IP dari sebuah server DHCP pada jaringan Anda berdasarkan default seperti diuraikan pada Gambar 10. Jika suatu konfigurasi TCP/IP statis baru saja diimplementasikan pada sebuah komputer, maka Anda dapat mengimplementasikan suatu konfigurasi TCP/IP dinamis.
Untuk mengimplementasikan suatu konfigurasi TCP/IP dinamis:
1.
Klik Start
2.
Klik Programs
3.
Klik Connect To
4.
Klik Show All Connections
5.
Klik kanan Local Area Connection
6.
Klik Properties
7.
Pada tab General klik Internet Protocol (TCP/IP)
8.
Klik Properties. Untuk tipe-tipe koneksi yang lain, klik tab Networking
9.
Klik Obtain An IP Address Automatically
10.
Klik OK
Konfigurasi Manual
Beberapa server, misalnya DHCP, DNS, dan WINS, harus diberikan suatu alamat IP secara manual. Bila Anda tidak mempunyai sebuah server DHCP pada jaringan Anda, maka Anda harus mengonfigurasi komputer-komputer TCP/IP secara manual agar bisa memakai suatu alamat IP statis.
Posted by chicly_koh at 10:57 PM 0 comments
KONFIGURASI TCP/IP STATISKonfigurasi TCP/IP
Pada titik ini, kartu jaringan Anda sudah terinstall secara fisik pada komputer Anda, dan modul kernel yang relevan sudah dimuat. Anda belum bisa berkomunikasi melalui kartu jaringan Anda, tetapi informasi tentang perangkat jaringan sudah bisa didapatkan dengan ifconfig -a.
# ifconfig -a
eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:A0:CC:3C:60:A4
UP BROADCAST NOTRAILERS RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:110081 errors:1 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:84931 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:100
RX bytes:114824506 (109.5 Mb) TX bytes:9337924 (8.9 Mb)
Interrupt:5 Base address:0x8400
lo Link encap:Local Loopback
inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0
UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1
RX packets:2234 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:2234 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0
RX bytes:168758 (164.8 Kb) TX bytes:168758 (164.8 Kb)
Jika Anda hanya mengetik /sbin/ifconfig tanpa akhiran -a, Anda tidak akan melihat antarmuka eth0, karena kartu jaringan Anda belum memiliki alamat IP yang valid atau rute.
Sementara terdapat berbagai cara untuk melakukan setup dan subnet sebuah jaringan, semuanya bisa dipecah menjadi dua jenis: Statik dan Dinamis. Jaringan statis adalah setup jaringan dimana setiap node (istilah geek untuk sesuatu dengan sebuah alamat IP) selalu memiliki alamat IP yang sama. Jaringan dinamis adalah setup jaringan dimana alamat IP untuk setiap node dikendalikan oleh sebuah server bernama server DHCP.
5.3.1 DHCP
DHCP (atau Dynamic Host Configuration Protocol), adalah sebuah istilah tentang bagaimana sebuah alamat IP diberikan pada sebuah komputer pada saat boot. Ketika klien DHCP melakukan boot, ia meminta sebuah permintaan pada server DHCP Jaringan Area Lokal (LAN) untuk memberikannya sebuah alamat IP. Server DHCP memiliki sebuah pool (atau batas) dari alamat IP yang tersedia. Server akan merespon permintaan ini dengan sebuah alamat IP dari pool, bersama dengan waktu lease. Setelah waktu lease untuk alamat IP yang diberikan sudah kadaluarsa, klien harus menghubungi server kembali dan mengulangi negosiasi.
Klien akan menerima alamat IP dari server dan akan mengkonfigurasi antarmuka yang diminta dengan alamat IP. Terdapat satu cara lain yang digunakan klien DHCP untuk melakukan negosiasi dengan alamat IP yang akan diberikan kepada mereka. Klien akan mengingat alamat IP terakhir yang diberikan, dan akan meminta server memberikan alamat IP tersebut pada klien pada negosiasi selanjutnya. Jika dimungkinkan, server akan melakukannya, tetapi jika tidak, sebuah alamat baru akan diberikan. Negosiasi dilakukan seperti berikut:
Klien: Apakah there Server DHCP tersedia pada LAN?
Server: Ya. Saya.
Klien: Saya membutuhkan sebuah alamat IP.
Server: Anda bisa mengambil 192.168.10.10 untuk 19200 detik.
Klien: Terima kasih.
Klien: Apakah there Server DHCP tersedia pada LAN?
Server: Ya. Saya.
Klien: Saya membutuhkan sebuah alamat IP. Terakhir kali kita berbicara,
kami mendapatkan 192.168.10.10;
Dapatkah saya mendapatkannya kembali?
Server:Ya, Anda bisa (atau Tidak, Anda tidak diperbolehkan; Anda bisa mengambil 192.168.10.12).
Klien: Terima kasih.
Klien DHCP pada Linux adalah /sbin/dhcpcd. Jika Anda membuka /etc/rc.d/rc.inet1 pada editor teks kesayangan Anda, Anda akan melihat bahwa /sbin/dhcpcd dipanggil pada bagian tengah dari script. Hal ini memaksa pembicaraan diatas. dhcpcd juga akan melacak waktu yang tersisa dari lease untuk alamat IP aktual, dan akan menghubungi server DHCP dengan sebuah permintaan untuk memperbarui lease jika diperlukan. DHCP juga dapat mengontrol informasi yang berhubungan, seperti server ntp yang digunakan, rute yang akan dipakai, dll.
Melakukan setting DHCP pada Slackware sangatlah sederhana. Cukup jalankan netconfig dan pilih DHCP. Jika Anda memiliki lebih dari satu NIC dan tidak ingin eth0 dikonfigurasi oleh DHCP, cukup edit berkas /etc/rc.d/rc.inet1.conf dan gantilah variabel untuk NIC Anda menjadi “YES”.
5.3.2 IP Statik
Alamat IP statik adalah alamat tetap yang hanya berubah jika dilakukan secara manual. Alamat ini digunakan pada kasus dimana seorang administrator tidak ingin informasi IP berubah, seperti untuk server internal pada sebuah LAN, sembarang server yang terkoneksi ke Internet, dan router jaringan. Dengan pengalamatan IP statik, Anda memberikan sebuah alamat dan membiarkannya demikian. Mesin lain tahu bahwa Anda akan selalu berada pada alamat IP tersebut dan selalu dapat menghubungi pada alamat tersebut.
5.3.3 /etc/rc.d/rc.inet1.conf
Jika Anda berencana untuk memberi alamat IP pada mesin Slackware baru Anda, Anda bisa melakukannya melalui script netconfig, atau Anda bisa mengedit /etc/rc.d/rc.inet1.conf. Pada /etc/rc.d/rc.inet1.conf , Anda akan melihat:
# Primary network interface card (eth0)
IPADDR[0]=""
NETMASK[0]=""
USE_DHCP[0]=""
DHCP_HOSTNAME[0]=""
Lalu jauh dibawah:
GATEWAY=""
Pada kasus ini, tugas kita hanyalah mengganti informasi yang benar diantara kutip ganda. Variabel ini dipanggil oleh /etc/rc.d/rc.inet1 pada saat boot untuk melakukan setup kartu NIC. Untuk setiap NIC, masukkan informasi IP yang benar, atau letakkan “YES” untuk USE_DHCP. Slackware akan menjalankan antarmuka ini dengan informasi yang diberikan disini sesuai dengan urutan mereka ditemukan.
Variabel DEFAULT_GW menentukan rute default untuk Slackware. Semua komunikasi antara komputer Anda dengan komputer lain pada Internet harus melalui sebuah gerbang (gateway) tersebut jika tidak ada rute lain yang disebutkan. Jika Anda menggunakan DHCP, Anda biasanya tidak perlu memasukkan apapun disini, karena server DHCP akan menentukan gerbang yang akan digunakan.
5.3.4 /etc/resolv.conf
Ok, jadi Anda telah mendapatkan sebuah alamat IP, Anda telah mendapatkan gateway default, Anda mungkin telah memiliki sepuluh juta dollar (berikan saya sebagian), tetapi apa gunanya jika Anda tidak bisa me-resolve nama pada alamat IP? Tidak ada seorangpun yang ingin mengetikkan 72.9.234.112 pada browser web mereka untuk menemukan www.slackbook.org. Bagaimanapun juga, siapakah yang akan mengingat alamat IP tersebut selain pembuatnya? Kita perlu melakukan setup DNS, tetapi bagaimana? Ini dimana /etc/resolv.conf bekerja.
Kemungkinan Anda sudah memiliki opsi yang benar pada /etc/resolv.conf. Jika Anda melakukan setup koneksi jaringan Anda menggunakan DHCP, server DHCP akan melakukan proses update pada berkas ini untuk Anda. (secara teknis, server DHCP hanya memberitahu dhcpcd apa yang akan diletakkan disini, dan ia menurutinya.) Jika Anda perlu mengupdate daftar server DNS Anda secara manual, Anda harus mengedit /etc/resolv.conf. Berikut adalah sebuah contoh:
# cat /etc/resolv.conf
nameserver 192.168.1.254
search lizella.net
Baris pertam sangatlah sederhana. Direktif nameserver memberitahu kita server DNS apa yang digunakan untuk melakukan query. Ini selalu berupa alamat IP. Anda bisa menambahkan sebanyak mungkin. Slackware akan dengan senang hati menguji satu persatu sampai salah satu cocok.
Baris kedua lebih menarik. Direktif search memberikan kita sebuah daftar dari nama domain untuk diasumsikan ketika sebuah permintaan DNS terjadi. Ini mengijinkan Anda untuk menghubungi sebuah mesin hanya dengan bagian pertama dari FQDNnya (Fully Qualified Domain Name). Sebagai contoh, Jika “slackware.com” termasuk dalam rute pencarian Anda, Anda bisa mencapai http://store.slackware.com hanya dengan mengarahkan browser web Anda pada http://store.
# ping -c 1 store
PING store.slackware.com (69.50.233.153): 56 data bytes
64 bytes from 69.50.233.153 : icmp_seq=0 ttl=64 time=0.251 ms
1 packets transmitted, 1 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 0.251/0.251/0.251 ms
5.3.5 /etc/hosts
Sekarang kita telah memiliki DNS yang bekerja, bagaimana jika kita hendak melewati server DNS kita, atau menambahkan isi DNS untuk sebuah mesin yang tidak pada DNS? Slackware menyertakan berkas /etc/hosts yang berisi daftar nama DNS lokal dan alamat IP yang sesuai.
# cat /etc/hosts
127.0.0.1 localhost locahost.localdomain
192.168.1.101 redtail
172.14.66.32 foobar.slackware.com
Disini Anda bisa melihat bahwa localhost memiliki alamat IP 127.0.0.1 (selalu dipesan untuk localhost), redtail dapat dicapai pada 192.168.1.101, dan foobar.slackware.com adalah 172.14.66.32.
Posted by chicly_koh at 10:55 PM 0 comments
Friday, November 7, 2008
APA ITU JARINGAN NIRKABEL?
Ditulis oleh kang deden di/pada 20 Februari, 2007
window.google_render_ad();
Teknologi jaringan nirkabel sebenarnya terbentang luas mulai dari komunikasi suara sampai dengan jaringan data, yang mana membolehkan pengguna untuk membangun koneksi nirkabel pada suatu jarak tertentu. Ini termasuk teknologi infrared, frekuensi radio dan lain sebagainya. Peranti yang umumnya digunakan untuk jaringan nirkabel termasuk di dalamnya adalah komputer, komputer genggam, PDA, telepon seluler, tablet PC dan lain sebagainya. Teknologi nirkabel ini memiliki kegunaan yang sangat banyak. Contohnya, pengguna bergerak bisa menggunakan telepon seluler mereka untuk mengakses e-mail. Sementara itu para pelancong dengan laptopnya bisa terhubung ke internet ketika mereka sedang di bandara, kafe, kereta api dan tempat publik lainnya. Di rumah, pengguna dapat terhubung ke desktop mereka (melalui bluetooth) untuk melakukan sinkronisasi dengan PDA-nya.
StandarisasiUntuk menekan biaya, memastikan interoperabilitas dan mempromosikan adopsi yang luas terhadap teknologi nirkabel ini, maka organisasi seperti Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), Internet Engineering Task Force (IETF), Wireless Ethernet Compatibility Alliance (WECA) dan International Telecommunication Union (ITU) telah berpartisipasi dalam berbagai macam upaya-upaya standarisasi. Sebagai contoh, kelompok kerja IEEE telah mendefinisikan bagaimana suatu informasi ditransfer dari satu peranti ke peranti lainnya (dengan menggunakan frekuensi radio atau infrared misalnya) dan bagaimana dan kapan suatu media transmisi sebaiknya digunakan untuk keperluan komunikasi. Ketika membangun standarisasi untuk jaringan nirkabel, organisasi seperti IEEE telah mengatasi pula masalah power management, bandwidth, security dan berbagai masalah unik yang ada pada dunia jaringan nirkabel.
Tipe dari Jaringan NirkabelSama halnya seperti jaringan yang berbasis kabel, maka jaringan nirkabel dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa tipe yang berbeda berdasarkan pada jarak dimana data dapat ditransmisikan.
Wireless Wide Area Networks (WWANs)Teknologi WWAN memungkinkan pengguna untuk membangun koneksi nirkabel melalui jaringan publik maupun privat. Koneksi ini dapat dibuat mencakup suatu daerah yang sangat luas, seperti kota atau negara, melalui penggunaan beberapa antena atau juga sistem satelit yang diselenggarakan oleh penyelenggara jasa telekomunikasinya. Teknologi WWAN saat ini dikenal dengan sistem 2G (second generation). Inti dari sistem 2G ini termasuk di dalamnya Global System for Mobile Communications (GSM), Cellular Digital Packet Data (CDPD) dan juga Code Division Multiple Access (CDMA). Berbagai usaha sedang dilakukan untuk transisi dari 2G ke teknologi 3G (third generation) yang akan segera menjadi standar global dan memiliki fitur roaming yang global juga. ITU juga secara aktif dalam mempromosikan pembuatan standar global bagi teknologi 3G.
Wireless Metropolitan Area Networks (WMANs)Teknologi WMAN memungkinkan pengguna untuk membuat koneksi nirkabel antara beberapa lokasi di dalam suatu area metropolitan (contohnya, antara gedung yang berbeda-beda dalam suatu kota atau pada kampus universitas), dan ini bisa dicapai tanpa biaya fiber optic atau kabel tembaga yang terkadang sangat mahal. Sebagai tambahan, WMAN dapat bertindak sebagai backup bagi jaringan yang berbasis kabel dan dia akan aktif ketika jaringan yang berbasis kabel tadi mengalami gangguan. WMAN menggunakan gelombang radio atau cahaya infrared untuk mentransmisikan data. Jaringan akses nirkabel broadband, yang memberikan pengguna dengan akses berkecepatan tinggi, merupakan hal yang banyak diminati saat ini. Meskipun ada beberapa teknologi yang berbeda, seperti multichannel multipoint distribution service (MMDS) dan local multipoint distribution services (LMDS) digunakan saat ini, tetapi kelompok kerja IEEE 802.16 untuk standar akses nirkabel broadband masih terus membuat spesifikasi bagi teknologi-teknologi tersebut.
Wireless Local Area Networks (WLANs)Teknologi WLAN membolehkan pengguna untuk membangun jaringan nirkabel dalam suatu area yang sifatnya lokal (contohnya, dalam lingkungan gedung kantor, gedung kampus atau pada area publik, seperti bandara atau kafe). WLAN dapat digunakan pada kantor sementara atau yang mana instalasi kabel permanen tidak diperbolehkan. Atau WLAN terkadang dibangun sebagai suplemen bagi LAN yang sudah ada, sehingga pengguna dapat bekerja pada berbagai lokasi yang berbeda dalam lingkungan gedung. WLAN dapat dioperasikan dengan dua cara. Dalam infrastruktur WLAN, stasiun wireless (peranti dengan network card radio atau eksternal modem) terhubung ke access point nirkabel yang berfungsi sebagai bridge antara stasiun-stasiun dan network backbone yang ada saat itu. Dalam lingkungan WLAN yang sifatnya peer-to-peer (ad hoc), beberapa pengguna dalam area yang terbatas, seperti ruang rapat, dapat membentuk suatu jaringan sementara tanpa menggunakan access point, jika mereka tidak memerlukan akses ke sumber daya jaringan.Pada tahun 1997, IEEE meng-approve standar 802.11 untuk WLAN, yang mana menspesifikasikan suatu data transfer rate 1 sampai 2 megabits per second (Mbps). Di bawah 802.11b, yang mana menjadi standar baru yang dominan saat ini, data ditransfer pada kecepatan maksimum 11 Mbps melalui frekuensi 2.4 gigahertz (GHz). Standar yang lebih baru lainnya adalah 802.11a, yang mana menspesifikasikan data transfer pada kecepatan maksimum 54 Mbps melalui frekuensi 5 GHz.
Wireless Personal Area Networks (WPANs)Teknologi WPAN membolehkan pengguna untuk membangun suatu jaringan nirkabel (ad hoc) bagi peranti sederhana, seperti PDA, telepon seluler atau laptop. Ini bisa digunakan dalam ruang operasi personal (personal operating space atau POS). Sebuah POS adalah suatu ruang yang ada disekitar orang, dan bisa mencapai jarak sekitar 10 meter. Saat ini, dua teknologi kunci dari WPAN ini adalah Bluetooth dan cahaya infra merah. Bluetooth merupakan teknologi pengganti kabel yang menggunakan gelombang radio untuk mentransmisikan data sampai dengan jarak sekitar 30 feet. Data Bluetooth dapat ditransmisikan melewati tembok, saku ataupun tas. Teknologi Bluetooth ini digerakkan oleh suatu badan yang bernama Bluetooth Special Interest Group (SIG), yang mana mempublikasikan spesifikasi Bluetooth versi 1.0 pada tahun 1999. Cara alternatif lainnya, untuk menghubungkan peranti dalam jarak sangat dekat (1 meter atau kurang), maka user bisa menggunakan cahaya infra merah.Untuk menstandarisasi pembangunan dari teknologi WPAN, IEEE telah membangun kelompok kerja 802.15 bagi WPAN. Kelompok kerja ini membuat standar WPAN, yang berbasis pada spesifikasi Bluetooth versi 1.0. Tujuan utama dari standarisasi ini adalah untuk mengurangi kompleksitas, konsumsi daya yang rendah, interoperabilitas dan bisa hidup berdampingan dengan jaringan 802.11.
Sumber : http://www.sony-ak.com/
window.google_render_ad();
Posted by chicly_koh at 12:04 AM 0 comments
Saturday, October 25, 2008
SERAT OPTIK
Serat optik adalah saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Cahaya yang ada di dalam serat optik sulit keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara. Sumber cahaya yang digunakan adalah laser karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan transmisi serat optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi.
serat optik
Serat optik umumnya digunakan dalam sistem telekomunikasi serta dalam pencahayaan, sensor, dan optik pencitraan.
Serat optik terdiri dari 2 bagian, yaitu cladding dan core. Cladding adalah selubung dari core. Cladding mempunyai indek bias lebih rendah dari pada core akan memantulkan kembali cahaya yang mengarah keluar dari core kembali kedalam core lagi.
Efisiensi dari serat optik ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun gelas. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap oleh serat optik.
Pembagian Serat optik dapat dilihat dari 2 macam perbedaan :
1. Berdasarkan Mode yang dirambatkan :
Single mode : serat optik dengan core yang sangat kecil, diameter mendekati panjang gelombang sehingga cahaya yang masuk ke dalamnya tidak terpantul-pantul ke dinding cladding.
Multi mode : serat optik dengan diameter core yang agak besar yang membuat laser di dalamnya akan terpantul-pantul di dinding cladding yang dapat menyebabkan berkurangnya bandwidth dari serat optik jenis ini.
2. Berdasarkan indeks bias core :
Step indeks : pada serat optik step indeks, core memiliki indeks bias yang homogen.
Graded indeks : indeks bias core semakin mendekat ke arah cladding semakin kecil. Jadi pada graded indeks, pusat core memiliki nilai indeks bias yang paling besar. Serat graded indeks memungkinkan untuk membawa bandwidth yang lebih besar, karena pelebaran pulsa yang terjadi dapat diminimalkan.
Bagian-bagian serat optik jenis single mode
Reliabilitas dari serat optik dapat ditentukan dengan satuan BER (Bit Error Rate). Salah satu ujung serat optik diberi masukan data tertentu dan ujung yang lain mengolah data itu. Dengan intensitas laser yang rendah dan dengan panjang serat mencapai beberapa km, maka akan menghasilkan kesalahan. Jumlah kesalahan persatuan waktu tersebut dinamakan BER. Dengan diketahuinya BER maka, Jumlah kesalahan pada serat optik yang sama dengan panjang yang berbeda dapat diperkirakan besarnya.
Sejarah perkembangan
Penggunaan cahaya sebagai pembawa informasi sebenarnya sudah banyak digunakan sejak zaman dahulu, baru sekitar tahun 1930-an para ilmuwan Jerman mengawali eksperimen untuk mentransmisikan cahaya melalui bahan yang bernama serat optik. Percobaan ini juga masih tergolong cukup primitif karena hasil yang dicapai tidak bisa langsung dimanfaatkan, namun harus melalui perkembangan dan penyempurnaan lebih lanjut lagi. Perkembangan selanjutnya adalah ketika para ilmuawan Inggris pada tahun 1958 mengusulkan prototipe serat optik yang sampai sekarang dipakai yaitu yang terdiri atas gelas inti yang dibungkus oleh gelas lainnya. Sekitar awal tahun 1960-an perubahan fantastis terjadi di Asia yaitu ketika para ilmuwan Jepang berhasil membuat jenis serat optik yang mampu mentransmisikan gambar.
Di lain pihak para ilmuwan selain mencoba untuk memandu cahaya melewati gelas (serat optik) namun juga mencoba untuk ”menjinakkan” cahaya. Kerja keras itupun berhasil ketika sekitar 1959 laser ditemukan. Laser beroperasi pada daerah frekuensi tampak sekitar 1014 Hertz-15 Hertz atau ratusan ribu kali frekuensi gelombang mikro.
Pada awalnya peralatan penghasil sinar laser masih serba besar dan merepotkan. Selain tidak efisien, ia baru dapat berfungsi pada suhu sangat rendah. Laser juga belum terpancar lurus. Pada kondisi cahaya sangat cerah pun, pancarannya
gampang meliuk-liuk mengikuti kepadatan atmosfer. Waktu itu, sebuah pancaran laser dalam jarak 1 km, bisa tiba di tujuan akhir pada banyak titik dengan simpangan jarak hingga hitungan meter.
Sekitar tahun 60-an ditemukan serat optik yang kemurniannya sangat tinggi, kurang dari 1 bagian dalam sejuta. Dalam bahasa sehari-hari artinya serat yang sangat bening dan tidak menghantar listrik ini sedemikian murninya, sehingga konon, seandainya air laut itu semurni serat optik, dengan pencahayaan cukup kita dapat menonton lalu-lalangnya penghuni dasar Samudera Pasifik.
Seperti halnya laser, serat optik pun harus melalui tahap-tahap pengembangan awal. Sebagaimana medium transmisi cahaya, ia sangat tidak efisien. Hingga tahun 1968 atau berselang dua tahun setelah serat optik pertama kali diramalkan akan menjadi pemandu cahaya, tingkat atenuasi (kehilangan)-nya masih 20 dB/km. Melalui pengembangan dalam teknologi material, serat optik mengalami pemurnian, dehidran dan lain-lain. Secara perlahan tapi pasti atenuasinya mencapai tingkat di bawah 1 dB/km.
Tahun 80-an, bendera lomba industri serat optik benar-benar sudah berkibar. Nama-nama besar di dunia pengembangan serat optik bermunculan. Charles K. Kao diakui dunia sebagai salah seorang perintis utama. Dari Jepang muncul Yasuharu Suematsu. Raksasa-raksasa elektronik macam ITT atau STL jelas punya banyak sekali peranan dalam mendalami riset-riset serat optik.
2. Time Line Pengembangan Fiber Optik
1917 Theory of stimulated emission Albert Einstein mengajukanm sebuah teori tentang emisi terangsang dimana jika ada atom dalam tingkatan energi tinggi 1954 "Maser" developed Charles Townes, James Gordon, dan Herbert Zeiger di Columbia University mengembangkankan "maser" yaitu microwave amplification by stimulated emission of radiation, dimana molekul dari gas amonia memperkuat dan menghasilkan gelombang. . Pekerjaan ini menghabiskan waktu tiga tahun sejak ide Townes pada tahun 1951 untuk mengambil manfaat dari osilasi frekuensi tinggi molekular untuk membangkitkan gelombang dengan penjang gelombang pendek pada gelombang radio. 1958 Pengenalan Konsep Laser Townes dan ahli fisika Arthur Schawlow mempublikasikan paper yang menunjukan bahwa maser dapat dibuat untuk dioperasikan pada daerah infra merah dan optik. .Paper ini menjelaskan tentang konsep laser (light amplification by stimulated emission of radiation)
1960 ditemukannya Continuously operating helium-neon gas laser Laboratorium Riset Bell dan Ali Javan serta koleganya William Bennett, Jr., dan Donald Herriott menemukan sebuah continuously operating helium-neon gas laser. 1960 Ditemukannya Operable laser Theodore Maiman, seorang fisikawan dan insinyur elektro di Hughes Research Laboratories, menemukan operable laser dengan menggunakan sebuah kristal batu rubi sintesis sebagai medium. 1961 Glass fiber demonstration Peneliti industri Elias Snitzer dan Will Hicks mendemontrasikan sinar laser yang diarahkan melalui serat gelas yang tipis. Inti serat gelas tersebut cukup kecil yang membuat cahaya hanya dapat melewati satu bagian saja tetapi banyak
ilmuwan menyatakan bahwa serat tidak cocok untuk komunikasi karena rugi rugi cahaya yang terjadi karena melewati jarak yang sangat jauh. 1961 Penggunaan ruby laser untuk keperluan medis Penggunaan laser yang dihasilkan dari batu Rubi yang pertama, Charles Campbell of the Institute of Ophthalmology at Columbia- Presbyterian Medical Center dan Charles Koester of the American Optical Corporation menggunakan prototipe ruby laser photocoagulator untuk menghancurkan tumor pada retina pasien. 1962 Pengembangan Gallium arsenide laser Tiga group riset terkenal yaitu General Electric, IBM, dan MIT’s Lincoln Laboratory secara simultan mengembangkan gallium arsenide laser yang mengkonversikan energi listrk secara langsung ke dalam cahaya infra merah dan perkembangan selanjutnya digunakan untuk pengembangan CD dan DVD player serta penggunaan laser printer. 1963 Heterostructures Ahli fisika Herbert Kroemer mengajukan ide yaitu heterostructures, kombinasi dari lebih dari satu semikonduktor dalam layer-layer untuk mengurangi kebutuhan energi untuk laser dan membantu untuk dapat bekerja lebih efisien. Heterostructures ini nantinya akan digunakan pada telepon seluler dan peralatan elektronik lainnya.
1966 kertas Landmark pada optical fiber Charles Kao dan George Hockham yang melakukan penelitian di Standard Telecommunications Laboratories Inggris mempublikasikan landmark paper yang mendemontrasikan bahwa fiber optik dapat mentransmisikan sinar laser yang sangat sedikit rugi-ruginya jika gelas yang digunakan sangat murni. Dengan penemuan ini kemudian para peneliti lebih fokus pada bagaimana cara memurnikan bahan gelas. 1970 Fiber Optik yang memenuhi standar kemurnian. Ilmuwan Corning Glass Works yaitu Donald Keck, Peter Schultz, dan Robert Maurer melaporkan penemuan fiber optik yang memenuhi standar yang telah ditentukan oleh Kao dan Hockham. Gelas yang paling murni yang dibuat terdiri atas gabungan silika dalam tahap uap dan mampu mengurangi rugi-rugi cahaya kurang dari 20 decibels per kilometer. Pada 1972 tim ini menemukan gelas dengan rugi-rugi cahaya hanya 4 decibels per kilometer. Juga pada tahun 1970, Morton Panish dan Izuo Hayashi dari Bell Laboratories dengan tim Ioffe Physical Institute di Leningrad, mendemontrasikan semiconductor laser yang dapat dioperasikan pada temperatur ruang. Kedua penemuan tersebut merupakan terobosan dalam komersialisasi penggunaan fiber optik. 1973 Proses Chemical vapor deposition John MacChesney dan Paul O. Connor pada Bell Laboratories mengembangkan proses chemical vapor deposition process yang memanaskan uap kimia dan oksigen ke bentuk ultratransparent glass yang dapat diproduksi masal ke dalam fiber optik yang mempunyai rugi-rugi sangat kecil. 1975 Komersialisasi Pertama dari semiconductor laser Insinyur pada Laser Diode Labs mengembangkan semiconductor laser komersial pertama yang dapat dioperasikan pada suhu kamar. 1977 Perusahaan telepon menguji coba penggunaan fiber optic Perusahaan telepon memulai penggunaan fiber optik yang membawa lalu lintas telepon. GTE membuka jalur antara Long Beach dan Artesia, California, yang menggunakan transmisi light-emitting diode. Bell Labs mendirikan sambungan yang sama pada sistem telepon di Chicago dengan jarak 1,5 mil di bawah tanah yang menghubungkan 2 s switching station.
1980 Sambungan Fiber-optic telah ada di Kota kota besar di Amerika AT&T mengumumkan akan menginstal fiber-optic yang menghubungkan kota kota antara
Boston dan Washington D.C. kemudian dua tahun kemudian MCI mengumumkan untuk melakukan hal yang sama. 1987 "Doped" fiber amplifiers David Payne di University of Southampton memperkenalkan fiber amplifiers yang dikotori oleh elemen erbium. optical amplifiers abru ini mampu menaikan sinyal cahaya tanpa harus mengkonversikan terlebih dahulu ke dalam energi listrik. 1988 Kabel Pertama Transatlantic Fiber-Optic Kabel Translantic yang pertama menggunakan fiber glass yang sangat transparan sehingga repeater hanya dibutuhkanb ketika sudah mencapai 40mil. 1991 Optical Amplifiers Emmanuel Desurvire di Bell Laboratories serta David Payne dan P. J. Mears dari University of Southampton mendemontrasikan optical amplifiers yang terintegrasi dengan kabel fiber optic tersebut. Keuntungannya adalah dapat membawa informasi 100 kali lebih cepat dari pada kabel electronic amplifier. 1996 optic fiber cable yang menggunakan optical amplifiers ditaruh di samudera pasifik TPC-5, sebuah optic fiber merupakan fiber optic pertama yang menggunakan optical amplifiers. Kabel ini melewati samudera pasifik mulai dari San Luis Obispo, California, ke Guam, Hawaii, dan Miyazaki, Japan, dan kembali ke Oregon coast dan mampu untuk menangani 320,000 panggilan telepon. 1997 Fiber Optic menghubungkan seluruh dunia Fiber Optic Link Around the Globe (FLAG) menjadi jaringan abel terpanjang di seluruh dunia yang menyediakan infrastruktur untuk generasi internet terbaru.
2. Generasi Perkembangan Serat Optik
Berdasarkan penggunaannya maka sistem komunikasi serat optik (SKSO) dibagi menjadi 4 tahap generasi yaitu :
1. Generasi pertama (mulai 1975) Sistem masih sederhana dan menjadi dasar bagi sistem generasi berikutnya, terdiri dari : alat encoding : mengubah input (misal suara) menjadi sinyal listrik transmitter : mengubah sinyal listrik menjadi sinyal gelombang, berupa LED dengan panjang gelombang 0,87 mm. serat silika : sebagai penghantar sinyal gelombang repeater : sebagai penguat gelombang yang melemah di perjalanan receiver : mengubah sinyal gelombang menjadi sinyal listrik, berupa fotodetektor alat decoding : mengubah sinyal listrik menjadi output (misal suara) Repeater bekerja melalui beberapa tahap, mula-mula ia mengubah sinyal gelombang yang sudah melemah menjadi sinyal listrik, kemudian diperkuat dan diubah kembali menjadi sinyal gelombang. Generasi pertama ini pada tahun 1978 dapat mencapai kapasitas transmisi sebesar 10 Gb.km/s.
2 Generasi kedua (mulai 1981)
Untuk mengurangi efek dispersi, ukuran teras serat diperkecil agar menjadi tipe mode tunggal. Indeks bias kulit dibuat sedekat-dekatnya dengan indeks bias teras. Dengan sendirinya transmitter juga diganti dengan diode laser, panjang gelombang yang dipancarkannya 1,3 mm. Dengan modifikasi ini generasi kedua mampu mencapai kapasitas transmisi 100 Gb.km/s, 10 kali lipat lebih besar daripada generasi pertama.
3. Generasi ketiga (mulai 1982)
Terjadi penyempurnaan pembuatan serat silika dan pembuatan chip diode laser berpanjang gelombang 1,55 mm. Kemurnian bahan silika ditingkatkan sehingga
transparansinya dapat dibuat untuk panjang gelombang sekitar 1,2 mm sampai 1,6 mm. Penyempurnaan ini meningkatkan kapasitas transmisi menjadi beberapa ratus Gb.km/s.
4. Generasi keempat (mulai 1984)
Dimulainya riset dan pengembangan sistem koheren, modulasinya yang dipakai bukan modulasi intensitas melainkan modulasi frekuensi, sehingga sinyal yang sudah lemah intensitasnya masih dapat dideteksi. Maka jarak yang dapat ditempuh, juga kapasitas transmisinya, ikut membesar. Pada tahun 1984 kapasitasnya sudah dapat menyamai kapasitas sistem deteksi langsung. Sayang, generasi ini terhambat perkembangannya karena teknologi piranti sumber dan deteksi modulasi frekuensi masih jauh tertinggal. Tetapi tidak dapat disangkal bahwa sistem koheren ini punya potensi untuk maju pesat pada masa-masa yang akan datang.
5. Generasi kelima (mulai 1989)
Pada generasi ini dikembangkan suatu penguat optik yang menggantikan fungsi repeater pada generasi-generasi sebelumnya. Sebuah penguat optik terdiri dari sebuah diode laser InGaAsP (panjang gelombang 1,48 mm) dan sejumlah serat optik dengan doping erbium (Er) di terasnya. Pada saat serat ini disinari diode lasernya, atom-atom erbium di dalamnya akan tereksitasi dan membuat inversi populasi*, sehingga bila ada sinyal lemah masuk penguat dan lewat di dalam serat, atom-atom itu akan serentak mengadakan deeksitasi yang disebut emisi terangsang (stimulated emission) Einstein. Akibatnya sinyal yang sudah melemah akan diperkuat kembali oleh emisi ini dan diteruskan keluar penguat. Keunggulan penguat optik ini terhadap repeater adalah tidak terjadinya gangguan terhadap perjalanan sinyal gelombang, sinyal gelombang tidak perlu diubah jadi listrik dulu dan seterusnya seperti yang terjadi pada repeater. Dengan adanya penguat optik ini kapasitas transmisi melonjak hebat sekali. Pada awal pengembangannya hanya dicapai 400 Gb.km/s, tetapi setahun kemudian kapasitas transmisi sudah menembus harga 50 ribu Gb.km/s.
6. Generasi keenam
Pada tahun 1988 Linn F. Mollenauer memelopori sistem komunikasi soliton. Soliton adalah pulsa gelombang yang terdiri dari banyak komponen panjang gelombang. Komponen-komponennya memiliki panjang gelombang yang berbeda hanya sedikit, dan juga bervariasi dalam intensitasnya. Panjang soliton hanya 10-12 detik dan dapat dibagi menjadi beberapa komponen yang saling berdekatan, sehingga sinyal-sinyal yang berupa soliton merupakan informasi yang terdiri dari beberapa saluran sekaligus (wavelength division multiplexing). Eksperimen menunjukkan bahwa soliton minimal dapat membawa 5 saluran yang masing-masing membawa informasi dengan laju 5 Gb/s. Cacah saluran dapat dibuat menjadi dua kali lipat lebih banyak jika dibunakan multiplexing polarisasi, karena setiap saluran memiliki dua polarisasi yang berbeda. Kapasitas transmisi yang telah diuji mencapai 35 ribu Gb.km/s.
Cara kerja sistem soliton ini adalah efek Kerr, yaitu sinar-sinar yang panjang gelombangnya sama akan merambat dengan laju yang berbeda di dalam suatu bahan jika intensitasnya melebihi suatu harga batas. Efek ini kemudian digunakan untuk menetralisir efek dispersi, sehingga soliton tidak akan melebar pada waktu sampai di receiver. Hal ini sangat menguntungkan karena tingkat kesalahan yang ditimbulkannya amat kecil bahkan dapat diabaikan. Tampak bahwa penggabungan ciri beberapa generasi teknologi serat optik akan mampu menghasilkan suatu sistem komunikasi yang mendekati ideal, yaitu yang memiliki kapasitas transmisi yang sebesar-besarnya dengan tingkat kesalahan yang sekecil-kecilnya yang jelas, dunia komunikasi abad 21 mendatang tidak dapat dihindari lagi akan dirajai oleh teknologi serat optik.
Posted by chicly_koh at 9:35 PM 0 comments
SOAL MENGENAI SERAT OPTIK (kelompok 8)
Apa yang menyebabkan terjadinya perubahan fantastis SERAT OPTIK di ASIA?
a.Ketika ilmuwan jepang berhasil membuat jenis serat optik yang mampu mentransmisikan gambar
b.Ketika ilmuwan cina berhasil membuat serat optik dengan bahan kaca
c.Ketika ilmuwan Thailand berhasil membuat serat optik yang mampu mentransmisikan tulisan
d.Ketika ilmuwan jepang berhasil membuat serat optik yang mampu mentransmisikan gambar dan tulisan
e.Jawaban a dan d benar
Posted by chicly_koh at 9:21 PM 0 comments
Tuesday, February 19, 2008
Penganalan Jaringan Komputer
Sinyal listrik maupun sinyal dalam bentuk gelombang elektromagnetik pada suatu jaringan komputer merambat/memancar dengan prinsip kerja sistem jaringan komputer. Agar suatu jaringan dapat saling bertukar informasi data, diperlukan suatu alat yang disebut Modem (Modulator Demodulator) yang berfungsi untuk mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital maupun sebaliknya.
Ada 4 komponen utama yang terdapat pada suatu jaringan, yaitu sender (pengirim data informasi), protokol (yang meng-encode dan men-decode data informasi), media transmisi (medium transfer data), dan receiver (penerima data informasi).
Prinsip kerjanya, pertama-tama sender mengirim sinyal informasi menuju receiver melalui protokol encode yang mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog kemudian sinyal melalui media transmisi dan melalui protokol kedua di decode kembali menjadi sinyal digital sebelum masuk ke receiver.
Prinsip kerja diatas dapat di analogikan saat orang jepang dan orang inggris sedang chatting melalui internet. Saat orang jepang mengetikkan suatu pesan dalam bahasa jepang maka pesan tersebut akan diubah terlebih dahulu oleh protokol ke dalam bahasa inggris sehingga orang inggris dapat menerima pesan tersebut dalam bahasa inggris dan sebaliknya saat orang inggris membalas pesan orang jepang tersebut maka pesan bahasa inggris akan diubah oleh protokol terlebih dahulu menjadi bahasa jepang sebelum sampai ke orang jepang. Jadi dalam hal ini protokol dapat di istilahkan seperti penerjemah informasi data.
Selasa, 2007 September 25
Pengenalan Dasar Tentang Jaringan Komputer
Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:
1. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
- Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server
- Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.
2. Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:
- Jaringan LAN
merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.
- Jaringan MAN
Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.
- Jaringan WAN
Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT. Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.
3. Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data.
- Jaringan Client-Server
Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.
-Jaringan Peer-to-peer
Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.
4. Berdasarkan media transmisi data
- Jaringan Berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
- Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.
Untuk penjelasan selanjutnya tentang jaringan komputer akan diposting pada tulisan saya berikutnya.
Posted by chicly_koh at 8:17 PM 0 comments

